Monday, April 27, 2015

Kalau sebelumnya aku ngepost Diatas Air yang mana ketika itu aku memfoto foto-foto tersebut ketika berada diatas air didalam sebuah Boat Pancung, kali ini foto-foto diatas gedung yang mana saya memoto foto-foto ini dari atas ketinggian sehingga menhasilkan foto cityscape Kota Batam beserta gedung-gedungnya dan tatanan kotanya.
Berkesempatan menaiki salah satu gedung tertinggi di Kota Batam tak membuat saya lupa untuk menggunakan momen tersebut, kebetulan gedung ini terletak dijantung kota sehingga sangat memberikan kepadatan kota yang penuh sesak dengan sekumpulan dinding-dinding bata. Dapat terlihat ruko-ruko bertebaran, memang Batam termasuk salah satu kota yang berkembang sangat pesat tak pelak juga meningkatkan pembangunan. Batam sendiri sering disebut lautan ruko dengan banyaknya ruko yang bertebaran ditiap sudut kota baik itu yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni. Dapat terlihat juga beberapa gedung tinggi, terdiri dari hotel maupun apartemen. Batam merupakan kota ketiga yang jumlah wisatawannya terbanyak di Indonesia setelah Bali dan Jakarta tak heran jika banyak hotel-hotel berdiri dititik-titik keramaian kota. Mulai dari kelas hotel melati maupun hotel berbintang, dapat dengan mudah ditemukan disini baik itu hotel kelas bisnis yang terbuat dari gabungan ruko maupun resort-resort  kelas internasional. Namun pula itu tidak sejenak membuat Batam lebih baik dari kota-kota lain di Indonesia alias kebanyakan ngetik fotonya ngak ada.

BW
Nikon AF600
Indiefilmlab Silvergrain
diambil dari Hotel Planet

Warna
Minolta 300si
Minolta af 20-35mm f3.5-5.6
Agfa Vista 400
diambil dari tower Masjid Jabal Arafah

Friday, April 24, 2015

Folding bike - Trikora Beach
Folded bike - RORO

Folding Bike - pas istirahat
Ketemu muscle car di garasi orang

Pantai Trikora 6am

Sunrise Pantai Trikora
I went to Bintan for a short trip to celebrate my birthday in february. Spent two days and one night from Tanjung Uban-Pantai Trikora-Tanjung Pinang, with my folding bike. About 100Km on the road, spent about 10 hours pedaling, a night slept next to the beach. It was a very thrilling experience in my life, I always want to do it and i did it as my 2015 resolution. There so much excitement I found on the road, one of them was riding with some kids who want to play to some place for about 5km from their place. I really enjoyed it. Another one was resting with an athlete who can ride 50 km for about an hour ! But the most wonderful things I did is smiling to each people i met, that won't happen in my kind of world in Batam.
I didn't took many photos in this trip, about 20 frames in color and about 10 frames in BW. I want to took a lot of photos but i can't, simply because i really into riding my bike even there a lot of landscapes that I wouldn't see everyday. The sad things is, I lost my color film, so yeah I am so sad. Here I put some of black and white photos.
The Route

Konica Big Mini 

Saturday, April 11, 2015



Pulau Batam, dari kata pulau saja kita sudah mengetahui kalau Batam ini merupakan sebuah tanah dengan luas yang tidak terlalu luas dan dikelilingi oleh air (laut). Tak sedikit orang melupakan penyebutan Pulau untuk Batam itu sendiri, sebagian menyebut Kota Batam, sebagian hanya menyebut Batam. Memang kepadatan penduduk serta pertumbuhan ekonomi yang pesat menjadikan Batam sebagai salah satu kota berkembang yang tidak bisa dipandang sebelah mata jika dilihat dari luas pulaunya. Tapi Batam tetaplah sebuah pulau, sebuah Pulau dengan nama Batam tetap dikurung penjara air lautan luas

Nikon AF600
Ultrafine Extreme 400

Followers

 
Twitter Facebook Tumblr Last FM Flickr