Thursday, February 12, 2015

Last december i decided to go to Johor Bahru, Malaysia for just a night to catch The Adams and Yellow Fang at GEGO Festival 2014. I never expected to see The Adams live in my entire life and i got this opportunity and i didn't want to ruin the chance so i crossed to Singapore and stayed some days. Exactly after went to church on sunday in Singapore my friend and i took a bus to Johor Bahru. The thing that amazed me is the venue wasn't far away from the bus terminal in Johor Bahru, we walked by foot. I thought it will a bit hard to be in Johor Bahru because it's my first time to be there so i change my money to Ringgit a bit, but i didn't spend a lot there because the venue was close and the food isn't expensive !

The Adams was the third last band and Yellow Fang was the second last band at the festival, i waited and listened to the other bands until the time came to see The Adams. It was a very happy night in my life, they played 7 songs if i am not wrong, and i like the only one who sang along with them, what a night !
After The Adams,Yellow Fang played their songs, three Thai girls played indie rock. Unfortunately i didn't see them till their last song even i hoped they would play Valentinos, i shouted "Valetinos" from the crowd though because i like the song and i want to see it live.

I went back to Singapore midnight and i didn't know what happen in GEGO after i went back, as far as i know, The Changchuters played there and the crowd was waiting for them.
I waited and listened for The Adams and Yellow Fang.

Mju ii + Superia Xtra 800
Johor Bahru 2014

Saturday, December 27, 2014


 MC Morgue Vanguard aka Ucok "Homicide" kembali menelurkan sebuah album yang wajib dikoleksi penggila musik tanah air. Bersama DJ Still ex "Dalek" , mereka berkolaborasi menghasilkan album Fateh yang dari diracik sejak  2011. Dirilis oktober 2014 yang kemudian saya mendapatkan album ini pada desember sebagai penutup tahun dan kado spesial dari santa klaus !

Album ini mungkin sebagai jawaban atas aktifitas musik yang akhir-akhir ini dikerjakan oleh MC MV yang sejauh saya tau kolaborasi sama The Brandals lalu kemudian bersama Eyefeelsix (sejauh yang saya tau). Album ini sendiri full liriknya dari MC MV kecuali trek ketujuh merupakan cover dari puisi Kepada Kawan milik Khairil Anwar. Beat-bead ambient pada album ini masih kelam dan khusyuk sehingga menghasilkan suasa mencekam didalam ruang ketika mengdengarkan album ini. Pernah suatu ketika seorang teman yang mengenalkan saya dengan Homicide mengatakan "lagu-lagunya kaya lagi ritual", benar saja tak ada yang memungkiri musik yang dihasilkan Homicide selalu menghadirkan suasa seperti itu. Dengan suara latar dari aksi-aksi nyata yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini membuat album ini sebagai soundtrack kehidupan pejuang-pejuang tanah tempat tinggal masyarakat penjuru Indonesia.

Satu MC semua bualan !

Fateh di album ini sebagai single pertama tapi yang paling melekat di telinga saya adalah Manufaktur Pre-Teks, siapa yang menyangka orasi "atas nama undang-undang" serta loop-loop cepat pada intro menjadi perbedaan pada album ini. Ketika orasi disuarakan saja bulu kuduk sudah naik ditambah loop cepat, adrenalin terpacu serta lirik paling lugas culas mungkin bagi saya ada di lagu ini dengan beberapa sebutan nama,lokasi,instansi,organisasi dan sodomi !



Dalam album ini mungkin sebagian orang yang sudah cukup mengenal MC MV di Homicide dulu akan sedikit kecewa terhadap lirik-lirik yang ada dalam album ini. Yang kalau saya bisa katakan terlalu lembut untuk ukuran MC MV dan mungkin mulai mudah di cerna oleh sebagian orang jika dibandingkan lirik-lirik Homicide, bagaimana saya tidak membandingkan album ini dengan album-album Homicide secara sebagian orang membeli/menjual album ini dengan embel-embel "Homicide" saya sendiri membelinya karena tau Homicide. Setelah sempat kehabisan quota pre-order ternyata masih ada yang tersisa bundle yang saya tebus kurang dari 2 lembar duit merah sampai kedepan rumah saya dan lalu terkaget ketika melihat ada beberapa postingan jual album maupun kaos dengan harga "ajukan penawaran terbaik anda". Untuk ukuran album yang baru keluar, sungguh memalukan sekali dalam kurun waktu 3 bulan sudah ada yang rela melepas rilisan tersebut kepasaran. Tidak ada yang sempurna pada album ini namun pula tidak ada kekurangan pada album ini, namun album ini cukup untuk membuat sedikit untung kedalam saku setelah me-rip CD kedalam format flawless !

Mungkin banyak yang akan mencibir saya sebagai orang tak jelas mengulas album karya seorang MC kondang dengan sebuat judul postingan seperti ini,biarin.

Saturday, November 29, 2014

I went Belakang Padang to accompany students exchange from Switzerland,it was a really a great experience to have such a moment :)

Vivitar V3800N
SMC Pentax-M 50mm f2
Fujicolor Super HGV 200 (expired 1997)

Sunday, November 23, 2014

Dalam perjalanan pulang setelah transaksi jual beli di Tanjung Uban,saya duduk di kursi paling belakang speed boat dan seketika langsung mengeluarkan kamera dari saku untuk memoto anak buah kapal yang sedang berusaha memompa saluran ke mesin-mesin boat untuk mencapai kecepatan maksimal,hingga hampir dekat pelabuhan Punggur,Batam baru kecepatan maksimal boat tersebut bisa tercapai,sungguh kegiatan yang membutuhkan keberanian tinggi.

Olympus 35 RD
Fujicolor Super HGV 200 expired 1997

Tuesday, October 14, 2014


you are just to small to think this is small.

Pentax MX
SMC Pentax M 50mm f2
Superia 200

Monday, September 8, 2014


Fujica ST801
Porst 35mm f2.8
Ultrafine Extreme 400
Arista Powder 76




Wednesday, September 3, 2014



ultrafne extreme 400
parodinal hipercat stand dev 10 menit fix 30 menit

Followers

 
Twitter Facebook Tumblr Last FM Flickr