Saturday, December 27, 2014

Masih Kelam,Sudah Lembut : Fateh

| | 3 comments

 MC Morgue Vanguard aka Ucok "Homicide" kembali menelurkan sebuah album yang wajib dikoleksi penggila musik tanah air. Bersama DJ Still ex "Dalek" , mereka berkolaborasi menghasilkan album Fateh yang dari diracik sejak  2011. Dirilis oktober 2014 yang kemudian saya mendapatkan album ini pada desember sebagai penutup tahun dan kado spesial dari santa klaus !

Album ini mungkin sebagai jawaban atas aktifitas musik yang akhir-akhir ini dikerjakan oleh MC MV yang sejauh saya tau kolaborasi sama The Brandals lalu kemudian bersama Eyefeelsix (sejauh yang saya tau). Album ini sendiri full liriknya dari MC MV kecuali trek ketujuh merupakan cover dari puisi Kepada Kawan milik Khairil Anwar. Beat-bead ambient pada album ini masih kelam dan khusyuk sehingga menghasilkan suasa mencekam didalam ruang ketika mengdengarkan album ini. Pernah suatu ketika seorang teman yang mengenalkan saya dengan Homicide mengatakan "lagu-lagunya kaya lagi ritual", benar saja tak ada yang memungkiri musik yang dihasilkan Homicide selalu menghadirkan suasa seperti itu. Dengan suara latar dari aksi-aksi nyata yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini membuat album ini sebagai soundtrack kehidupan pejuang-pejuang tanah tempat tinggal masyarakat penjuru Indonesia.

Satu MC semua bualan !

Fateh di album ini sebagai single pertama tapi yang paling melekat di telinga saya adalah Manufaktur Pre-Teks, siapa yang menyangka orasi "atas nama undang-undang" serta loop-loop cepat pada intro menjadi perbedaan pada album ini. Ketika orasi disuarakan saja bulu kuduk sudah naik ditambah loop cepat, adrenalin terpacu serta lirik paling lugas culas mungkin bagi saya ada di lagu ini dengan beberapa sebutan nama,lokasi,instansi,organisasi dan sodomi !



Dalam album ini mungkin sebagian orang yang sudah cukup mengenal MC MV di Homicide dulu akan sedikit kecewa terhadap lirik-lirik yang ada dalam album ini. Yang kalau saya bisa katakan terlalu lembut untuk ukuran MC MV dan mungkin mulai mudah di cerna oleh sebagian orang jika dibandingkan lirik-lirik Homicide, bagaimana saya tidak membandingkan album ini dengan album-album Homicide secara sebagian orang membeli/menjual album ini dengan embel-embel "Homicide" saya sendiri membelinya karena tau Homicide. Setelah sempat kehabisan quota pre-order ternyata masih ada yang tersisa bundle yang saya tebus kurang dari 2 lembar duit merah sampai kedepan rumah saya dan lalu terkaget ketika melihat ada beberapa postingan jual album maupun kaos dengan harga "ajukan penawaran terbaik anda". Untuk ukuran album yang baru keluar, sungguh memalukan sekali dalam kurun waktu 3 bulan sudah ada yang rela melepas rilisan tersebut kepasaran. Tidak ada yang sempurna pada album ini namun pula tidak ada kekurangan pada album ini, namun album ini cukup untuk membuat sedikit untung kedalam saku setelah me-rip CD kedalam format flawless !

Mungkin banyak yang akan mencibir saya sebagai orang tak jelas mengulas album karya seorang MC kondang dengan sebuat judul postingan seperti ini,biarin.

3 comments:

Sour Lemonade said...[Reply]

Kok gaul banget sih No aku aja belom denger :(

narayovda said...[Reply]

masi mainan kamera recesky gan??

tino said...[Reply]

@narayovda

masih punya sih tapi udah jarang pake nih hhe..maklum suka dilema pake kamera apa buat dipake -_-

Followers

 
Twitter Facebook Tumblr Last FM Flickr